OH MY GIRL Fanfiction Indonesia

Since: 16/02/24

[EOMG] #2 Elegy: Sky

14 Comments

image
by nightskies

#2 Elegy: Sky

Oh My Girl‘s JinE [Hyejin]

Angst, Sad, Warning: Character Death

Ficlet

PG-17

Shin Hyejin tidak tahu mengapa orang-orang di sekelilingnya selalu mengabaikan keberadaannya. Seolah gadis itu adalah hal terakhir yang ingin mereka lihat di muka bumi.

disclaimer: only the poster and storyline are mine. even though the rest are not, plagiarism is still RESTRICTED.

[#1 Elegy]

*

Masuk akal jika orang-orang mengabaikan keberadaan Hyejin jika gadis itu sudah mati dan mereka tak bisa melihat arwahnya.

Hanya saja, Hyejin masih hidup dan sungguh tak masuk akal jika orang-orang masih saja menganggapnya tak ada.

“Aku pulang,” lirih Hyejin, pada dirinya sendiri.

Selamat datang di rumah.”

“Terima kasih telah membalas sapaanku, Mesin Penjawab.”

Maaf, pesan Anda tak dapat kami proses. Mohon ulangi.

Hyejin tersenyum tipis, lalu ia naik ke kamarnya dan menghampiri jendela, memandangi perumahan yang sudah sepi meski sekarang masih pukul empat sore. Mungkin, karena salju sudah turun jadi udara mulai terasa dingin.

Hari ini adalah hari dimulainya libur musim dingin, harusnya semua orang bergembira. Apalagi Hari Natal mulai menghitung jam; saat ini tanggal 24 Desember pukul 17.58, omong-omong. Salju pun sebenarnya belum turun deras, ia seharusnya berada di halaman belakang dan membuat sketsa bidadari dengan kedua tangan dan kakinya.

Namun, kali ini Hyejin tak bisa melakukannya. Tidak tanpa kakaknya. Satu-satunya orang di dunia yang mau mendengarkannya, yang mau memahaminya, juga yang mau tinggal di sisinya. Saat orang-orang memunggungi Hyejin, bahkan juga ayah-ibunya, perempuan yang berusia dua tahun di atas Hyejin itu akan selalu ada untuk gadis itu.

Sayangnya, kecelakaan feri beberapa bulan lalu itu merenggut semua kebahagiaannya.

Nama kakak Hyejin tertulis di layar televisinya, membuat Hyejin tak kuasa menahan rasa sedihnya.

Unnie,” lirih Hyejin sambil menatap jendela kamarnya dengan hampa. “Kau tidak merindukanku? Kenapa kau tak pernah menemuiku? Bahkan dalam mimpi? Apa kau tak menyayangiku?”

Tidak ada balasan. Bahkan angin pun tak membisikkan apapun, hanya memberi dingin di tengkuk dan lengan Hyejin yang terbuka.

Entah sampai kapan aku begini, unnie. Tapi aku akan selalu merindukanmu. Jadi, tolong jangan kemana-mana. Aku akan menyusulmu, segera…

*

BERITA TERKINI:

SEORANG GADIS (19) DITEMUKAN TEWAS MENGENASKAN DI PADANG RUMPUT, SEOUL (12/25 04.07 KST)

Mungkin ini bukan hal yang kau sukai dariku, unnie. Tapi aku hanya bahagia bila bersamamu. Jadi maafkan aku, dan halo.

*

>night’s blabber<

Sedikit tidak sesuai ekspetasi, but here you go^^

Dijamin kalian bisa nebak judul untuk seri selanjutnya, karena akubukan orang yang bisa ngumpetin sesuatu >< [ngeles] [bilang aja nggak bisa buat kejutan u,u]

Dan, yah, seperti yang tertulis di headline news [yang ketara banget ngarangnya itu], JinE killed herself T.T Supaya bisa ketemu sama unnie tersayangnya… dengan cara yang ga boleh dicontoh.

Look, kolom komentarnya sudah siap ditulisi apapun, sesukamu!

Sampai jumpa di seri berikutnya!><

Advertisements

Author: yournightskies

ubah niat baik menjadi aksi baik.

14 thoughts on “[EOMG] #2 Elegy: Sky

  1. omg ff ini kena tepat di ulu hatiku 💔💔💔 nyesss.
    JinE ku sayaaaang, kamu ngga perlu bunuh diri iih!! Sini sama aku aja, aku jamin ngga bakal mengabaikanmu :”””

    Btw aku ngga jago nebak! Mau se-obvious apapun clue nya. Tebakan chapter sebelumnya aja salahㅠㅠ
    Nungguin chapter selanjutnya aja deh hehehe
    Fighting night!!

    [you’ve always been my favorite author ♡]

    Liked by 1 person

    • HAHAHAHAHA halo lagi eunsi :3

      akuuu yg nulis aja sbnrnya nyesek, kenapa bs kepikiran buat ‘bunuh’ karakter u,u

      yaaaaaaah ayo dong eunsi tebak aja gapapaa~

      betewe makasih yah dah mampir<3

      [you've always been my favorite reader too;)]

      Like

  2. Sedih memang pas tahu mbak Jine bunuh diri 😦

    Gila, itu si mesin penjawabnya bisa gitu nge denger suara Jine secara Jine nya udah mati? :/

    Dan seharusnya arwah itu gak bisa megang apa – apa secara dia tembus pandang :’v

    Tapi night, ini epepnya keren banget sumpah :”v sedih gitu, jadi plesbek pas kejadian waktu TK pas gua hampir mo bunuh diri gegara kagak di beliin emak tas gambar teletubbies /anzhay memang/

    Keep writing night dan maap baru komen sekarang, soalnya Cupid sibuk dengan kesibukan Cupid di dunia RP yang anzhay syekaleh :’v

    Like

    • mesin penjawab itu biasanya ngerespon suara yg masuk ke mesinnya. kayak di apartemen2 gt, cuma dia ga perlu dipencet. aku baca di novel mana gt, tau dah beneran ada atau kaga mesin kyk gt 😦

      dan jinenya belom mati pas ituuu wkwkwk baru matinya pas ada headline wkwk. maafya aku buat bingung hw:(

      gapapa pid aku tau dunia RP kadang suka bikin lupa daratan(?) tapi makasih bgt yah kamu udah komen :’)

      Liked by 1 person

  3. Pingback: [EOMG] #3 Elegy: Grassland – OH MY GIRL Fanfiction Indonesia

  4. Pingback: [EOMG] #4 Elegy: Rain – OH MY GIRL Fanfiction Indonesia

  5. Pingback: [EOMG] #5 Elegy: Forest – OH MY GIRL Fanfiction Indonesia

  6. Pingback: [EOMG] #6 Elegy: Beach – OH MY GIRL Fanfiction Indonesia

  7. Pingback: [EOMG] #7 Elegy: Stars – OH MY GIRL Fanfiction Indonesia

  8. Pingback: [EOMG] #8 Elegy: Night Sky – OH MY GIRL Fanfiction Indonesia

Miracle, leave a comment pls^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Advertisements
%d bloggers like this: