OH MY GIRL Fanfiction Indonesia

Since: 16/02/24

[Ficlet] Sick

8 Comments

sick poster

Sick

Presented by Aqueera

Starring By : [Oh My Girl] Yooa – [Seventeen] Choi Seungcheol

Genre : Romance

Length : Ficlet

Rated : PG

Disclaimer : Halo! FF ini murni dari pikiranku ya! bukan plagiat! maaf kalau merasa FF-nya mirip dengan-ku, mungkin itu ketidaksengajaan!

Yooa meringkuk didalam selimut. Menarik selimutnya untuk lebih menutupi dirinya, lalu mencari posisi yang pas untuk tidurnya. Pagi ini menjadi pagi yang paling membosankan bagi Yooa. Dimana orang lain bisa beraktifitas bebas, ia tidak bisa beraktifitas apapun, dan hanya bisa tidur diatas ranjang kesayangannya.

“Hatchii!” Yooa mengusap hidungnya yang gatal. “aish, kapan penderitaan ini akan berakhir?!” gerutunya selepas bersin tadi. Ia flu. Gadis itu membuka selimut yang menutupi wajahnya dan mengambil ponselnya yang berada diatas meja tepat disebelah ranjang yang ia tiduri. Lalu menyalakan ponselnya dan meng-klik Ikon ‘Messages’. Menulis pesan untuk seseorang.

For: 승철이~

Kapan kau akan datang?

Send!

Sepuluh menit berlalu. Tetapi pesan yang ia kirim belum juga dibalas. Yooa menghela nafasnya melalui mulut. Hidung orang flu biasanya tersumbat dan sulit untuk dibuat bernafas. ‘Mungkin ia sedang dalam perjalanan’ gumamnya berfikir sepositif mungkin tentang sang kekasih yang tak kunjung datang dan membalas pesan darinya. Ya, dia sedang menunggu kedatangan kekasihnya. Choi Seungcheol.

Tok! Tok!

Terdengar bunyi ketukan pintu dari kamar Yooa. Lalu tak lama kemudian munculah orang yang ditunggu-tunggu. Choi Seungcheol. Masuk dengan dua kantung plastik di tangan kirinya. Berjalan dengan terburu-buru kearah Yooa. Menaruh asal kedua plastik tersebut diatas meja, berjongkok menyamakan tinggi badannya dengan ranjang Yooa. Dengan raut wajah khawatir, Seungcheol menyentuh dahi Yooa lembut.

“Astaga panas! Kau bilang hanya flu!” gerutu Seungcheol tak jelas sesaat setelah merasakan dahi Yooa yang panas, atau mungkin hangat. Jadi, Yooa tidak hanya flu, ia juga demam. Yooa yang melihat raut wajah kekasihnya hanya terkekeh pelan.

“Kenapa lama sekali?” Yooa mengalihkan pembicaraan, itu membuat Seungcheol mendelik sebal. “Tunggu disini aku akan kembali.” Dengan langkah seribu, Pria itu keluar dari kamar Yooa menuju dapur untuk mengambil air panas dan handuk kecil. Ia tentu sudah tahu dimana letak dapur Yooa. Dia itukan kekasih Yooa, sudah jelas pasti sering datang kerumah Yooa. Yooa bukan tinggal sendiri, tetapi ayah dan ibunya kerja diluar negeri, sehingga ia seperti tinggal sendiri.

Setelah mengambil air panas dan handuk, Seungcheol kembali lagi ke kamar Yooa. Ia mendapati sang kekasih sedang mengeluarkan sesuatu dari plastik yang dibawanya. Kotak makan. Seungcheol yang membawa kotak makan untuk Yooa. Karena ia yakin kalau Yooa juga menunggu kedatangan makanan darinya.

“Kau menungguku atau menunggu makan dariku?” cibir Seungcheol seenaknya. Yooa baru sadar kalau ada yang berbicara, meliriknya sebentar. Kemudian kembali fokus dengan kotak makan yang entah sejak kapan sudah dibuka tutupnya. “Keduanya.” jawab Yooa asal tanpa mengalihkan pandangannya dari kotak makan tersebut. Mendengar itu, Seungcheol menghela nafasnya kasar, lalu berjongkok disamping ranjang.

“Tunggu dulu, aku akan mengompresmu. Setelah itu, baru kau makan. Aku yang suapi.” ujar Seungcheol merebut kotak makan dari tangan Yooa, kemudian menaruhnya di meja.

Dengan telaten, Seungcheol mulai mengompres dahi Yooa menggunakan handuk yang dicelupkan ke dalam air panas. Yooa melihat wajah serius Seungcheol dari jarak yang begitu dekat. Ia merasa seperti melihat pangeran. Sampai-sampai Yooa tak sanggup untuk mengedipkan matanya.

“Sudah puas memperhatikanku?” sindir Seungcheol. Yooa memutar bola matanya. “Kau percaya diri sekali.” Gadis itu mengalihkan pandangannya dari Seungcheol. Pipinya memerah. Malu, karena baru saja tertangkap basah memperhatikan Seungcheol. Pria itu terkekeh.

“Eyy, sudah jelas tadi kau memperhatikanku. Baru sadar kalau sebenarnya kekasihmu ini tampan uhm?” goda Seungcheol sambil menaik turunkan alisnya. Sementara yang digoda hanya mendecak. Tidak mau mengaku. “Sudahlah. Aku lapar, ayo cepat” alihnya. Seungcheol menghela nafas dan mengabulkan keinginan kekasihnya. Ia mengambil kotak makan tadi diatas meja, lalu mulai menyuapi Yooa dengan sumpit.

Seungcheol menyuapi Yooa dengan begitu sabar. Meski kadang Yooa berkomentar soal makanan itu. “Kenapa tadi datangnya lama sekali? Aku lapar tahu. Menunggumu seperti menunggu sapi beranak kambing.” oceh Yooa dengan mulut yang penuh dengan makanan. Seungcheol menghela nafasnya kasar.

“Sebenarnya kau ini benar-benar sakit atau tidak sih? Cerewet sekali. Atau jangan-jangan kau hanya ingin mendapat perhatian dari ku?” Seungcheol menyeringai. Ia tak henti-hentinya menggoda kekasihnya itu.

Tck. Yooa mendecak.

‘Percaya diri sekali dia.’

-fin-

A/N: omgomg it’s ma 1st post heree>< i’m so nervous, soalnya aku ini newbie :v semoga suka sama ffnya yaa! ❤ maaf kalo ada typo dll ! thankyou ❤

gift!

gif sc

Advertisements

Author: Aqueera

I HAVE NOTHING

8 thoughts on “[Ficlet] Sick

  1. waaa its fluff ❤
    kee writting ya biar tulisannya makin bagus chu~

    Like

  2. Udaaaah baguuus~ suka suka~
    Eh tapi entah kenapa kok aku seungcheol ini feelnya malah junghan ya? Hehehe
    *maafkan komen absurdku*
    Keep writing~

    Like

Leave a Reply to ohclaren Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Advertisements
%d bloggers like this: