OH MY GIRL Fanfiction Indonesia

Since: 16/02/24

The Unpredictable [Chapter 1]

5 Comments

Oh-My-Girl-Hyojung-Teaser-oh-my-girl-38404038-525-790

The Unpredictable [CHAPTER 1]

Story fic by Ravenclaw

Starring with

Choi Hyojung (Oh My Girl) – Oh Sehun (EXO)

Genre : Fluff, Sad, Family, Friendship, AU!, Romance, School Life | Length : Chapter (Ongoing) | Rating : Teen)

Terinspirasi dari beberapa drama dan novel jadi jangan salah paham, thanks ^^

PLAY!

 

“Guru Kim! Guru Kim!” teriak beberapa siswa yang sedari tadi entah meributkan apa tiba-tiba tergesa-gesa sok rapi duduk di mejanya masing-masing.

Seorang pria dewasa dengan sedikit rambut di dagunya tersenyum kala memasuki ruang kelas bernuansa putih tersebut. “Halo, semua!” begitu sapanya yang diajwab dengan suara keras namun mendayu-dayu, “halo, Guru Kim…”

Sudah biasa ia dengan ini.

“Bagaimana kabar kalian?”

“Baik, Guru Kim…”

Lagi-lagi.

“Ah, senangnya bapak bisa mengajar dan menajdi wali kelas kalian disini, kelas 2-1. Selama satu tahun kedepan, mohon kerjasamanya dan buat saya bangga degan kalian,” ujar Guru Kim menebarkan senyum ke segala arah dan sedangkan muridnya atau sebagian menanggapinya dengan suara sedikit kemayu.

Oh, Hyojung sangat kebal dengan situasi seperti ini sejak dari kelas satu, jangan tanya kenapa, karena sebagian teman-temannya yang menjawab seperti itu azdalah teman sekelasnya dulu yang kebetulan sekarang sekelas dengannya. Chanyeol, Chen, Kai, itu semua teman sekelasnya dulu di 1-3. Dan jangan tanya pula tentang siswa berambut cokelat campur hitam itu yang sekarang tengah duduk di sampingnya dan tengah sedikit berisik bersama mantan teman-temannya itu yang tidak usah disebutkan lagi.

“Oke, karena saya adalah guru Matematika yang mengajar kelas 2, jadinya saya ingin bisa berkenalan dengan kalian. Dimulai dari pojok kiri depan!”

Langsung saja seorang pria berwajah putih bersih berdiri dengan tubuh tingginya, “selamat pagi, teman-teman, nama saya Park Chanyeol dari kelas 1-3.”

“Hai, Chanyeol…” begitu sapa seluruh temannya dengan suara yang dibuat-buat.

Begitu seterusnya sampai akhirnya di meja samping Hyojung berdiri seorang pria dengan wajah putih sedikit pucat dan dengan garis kerasnya yang kental mencampuri wajah tersebut, “Hai, namaku Oh Sehun dari kelas 1-5.”

“Hai, Sehun….”

Hyojung menatap intens pria itu yang saat ini tengah duduk kembali di singgasananya, matanya tak berkedip sama sekali meskipun beberapa temannya kalau sekarang gilirannya. Sampai akhirnya Sehun menoleh dengan muka datarnya, “sekarang giliranmu.”

“Ya?”

“Hei! Hyojung! Sekarang giliran kau!” begitu teriak Mihyun dari belakang memebuatnya sedikit kembali tersadar. Segera Hyojung berdiri setelah merapikan roknya.

“Hai semua, namaku Choi Hyojung dari kelas 1-3.”

“Hai, Hyojung…”

Hyojung segera duduk kembali setelah mendapat rsepon hangat dari teman sekelasnya. Mihyun langsung menusuk punggungnya pelan dengan ujung penanya, “kau kenapa? Tertarik dengan siswa itu?”

Hyojung hanya menggeleng pelan, “tidak.”

“Baiklah.”

Setelah selesai sesi perkenalan, Guru Kim telah menyuruh ketua kelas, Kim Kai dan sekretaris, Choi Hyojung untuk mengambil buku paket matematika sebagai bahan pembelajaran selama di kelasnya. Setelah mengambil buku paket tersebut semua murid yang duduk di depan mengambil buku paket tersebut dan membagikannya ke belakang.

“Datanya sudah masuk, Nona Choi?” Hyojung mengangguk dan menjelaskan bahwa ia dan temannya sudah mengambil buku paket matematika sesuai dengan jumlah siswa yang ada 30 dan sesuai nomor urut dari barisan pojok kiri dekat pintu hingga pojok kanan dekat lapangan utama.

“Baiklah, sekarang kita akan masuk dalam materi fungsi. Sebelumnya materi ini sudah pernah diajarkan di kelas satu tapi mungkin kalian sudah lupa efek dari liburan kemarin. Jadi, bapak hanya mengingatkan sedikit materi dulu. Fungsi ini…”

Hyojung tidak perlu mencatat awal materi tersebut karena dia sudah ingat diluar kepala tentang materi yang menurutnya gampang sekali. Tapi, saat pikirannya sudah fokus matanya mengarah pada Sehun yang sedikit malas-malasan mencatat materi tersebut. Tangan kanannya sedikit mengepal namun dicegahnya.

Hyojung hanya bisa menghembuskan napasnya.

Mungkin ini hanya kebetulan saja.

“Bagaimana teman-teman dikelasmu? Menyenangkan?” tanya Yoobin atau sering disapa Binnie itu setelah meletakkan nampan berisi makanan yang dipesannya tadi. Hyojung dan Mihyun tersenyum, “yeah, lumayan. Sama seperti waktu kita kelas satu.”

“Benarkah?” tanya Jiho yang entah muncul dari mana sudah berkumpul di meja kantin yang sudah diisi oleh 3 gadis cantik itu, kebiasaan.

Binnie berdecak, “ah, ya ampun, Kim Jiho! Kebiasaan kalau suka mengagetkan orang!” dan yang diomeli hanya tersenyum manis bak gulali sambil mengacungkan dua jarinya membentuk huruf V.

Piece, damai…”

Hyojung hanya menggelengkan kepala ketika suara Mihyun juga ikut meracau mengomeli sahabatnya itu, “makanya jangan jadi kebiasaan,” hanya itu yang bisa Hyojung katakana sembari mengelus atau mengacak tatanan rambut Jiho.

Jiho yang tidak peduli dengan tatanan rambutnya memasukkan sesuap nasi dan sebuah daging asap dan dengan tergesa-gesa ia mengucapkan sesuatu, “ah, kalian tahu dimana kelas Oh Sehun?”

“Oh Sehun? Yang bagaimana bocahnya?” tanya Binnie dengan mulut sedikit terbuka.

Mihyun mengibaskan tangannya, “alah, yang itu mukanya yang paling putih sendiri seperti mayat hidup juga wajahnya sedikit atau memang garang ya, Hyojung?”

“Jadi kalian sekelas dengan Oh Sehun itu?”

Mihyun mengangguk semangat, “memangnya kenapa? Kau suka ya dengan dia?”

PUK!

Ya! kenapa kau melempariku!”

Jiho hanya tertawa kecil senang diatas penderitaan orang lain, “suruh siapa kau mengataiku kalau aku menyukai Sehun tanpa ada bukti, Kim Mihyun?”

Aish!

So, kenapa kau menanyai Sehun itu?” tanya Binnie penasaran terlihat ia sedikit mencondongkan tubuhnya kearah Jiho yang duduk di depannya.

Jiho yang baru mau memasukkan makanannya harus menundanya terlebih dahulu, “ah, dia adalah teman SMPku dulu. Kau tahu, dia dulu di sekolah sangatlah famous! Benar-benar terkenal, setiap kali dia lewat pasti ada bakal berteriak seperti ini, ehem…”

“Oh Sehun… jadilah kekasihku! Oh Sehun kau adalah pacar impianku! Oh Sehun! Oh Sehun! Yah, kira-kira seperti itu,” ujar Jiho setelah mencoba dengan suara kemayunya yang mengundang gelak tawa yang ada di sekitarnya.

“Bagaimana suaranya? Benar-benar membuatku pusing. Ternyata, eh dia satu sekolah denganku. Untung tidak satu kelas selama hampir dua tahun ini.”

“Memangnya Sehun itu berisik ya?” tanya Mihyun yang sudah menghabiskan jus jeruknya setengah gelas.

“Memang iya dia berisik, benarkan Hyojung?” Hyojung hanya tersenyum kecil menanggapi temannya yang berisik itu. Jujur saja ia sudah tidak berselera makan sejak ia mendengar nama Oh Sehun itu.

1 notification Line

 

Kaiiii~s

Minggu depan besok ada ulangan

 

Real-pcy

What!? Ulangan? Baru seminggu lebih sudah ada ulangan! Menyebalkan!

 

Chen’s

Benar tuh! Masa sudah ada ulangan saja? Ah, tidak seru!

 

Mimi

Benar! Tidak seru! Menyebalkan!

 

Mijoooo

Memangnya ulangan apa sih?

 

Kaiiii~s

Aku baru mau bicara sudah dipotong sama anak-anak, Mijo-ya

 

OhSeh

Makanya kalau kasih pengumuman yang bikin hati senang dong

 

S.Coups

Benar tuh kata Sehun! Baru juga masuk kelas dua sudah ada ulangan!

 

Kaiiii~s

Asdfghjkl

 

Real_pcy

Aku suka kata sekop!

 

S.Coups

S.Coups bodoh!

 

Real-pcy

Masa bodoh! pokoknya sekop!

 

HyoChoi

Diam! Sedang konsentrasi nih!

 

Mijooo

Tahu nih! Bikin notif line jebol!

 

S.Coups

Iya nih, benar-benar menyebalkan! Terutama kau Chanyeol!

 

Chen

Ribut mulu…

 

HyoChoi

Kau juga ribut kali, Chen ‘-‘

 

Chen

Tahu ah! Gelap!

 

Jooheon

Hah, gelap? Memangnya tempatmu tidak ada lampu?

 

Chen

Ya!

 

S.Coups

Benar! Meskipun malam kan harusnya ada lampu. Atau jangan-jangan ditempatmu memang tidak ada penerangan sama sekali?

 

Chen

Ya!

 

Kaiiii~s

Besok ulangan matematika bab 1 sampai 2

 

Chen

Sekop menyebalkan!!! Kukutuk kau jadi katak!

 

S.Coups

Kutuk saja jika bisa 😛

 

Jooheon

Apa? Sekop? Baru tahu kalau Seungchol punya lain sejelek itu :v

 

S.Coups

Hei! Kenapa kau tiba-tiba ikut-ikutan, ha? Nyari mati kau?

 

Jooheon

Memangnya kau bisa melawanku, kerempeng? Oh iya, kan sekop itu memang kerempeng tidak bisa melawan besi sepertiku :v

 

S.Coups

Diam kau kunyuk!

 

Kaiiii~s

Kuharap kau bisa membantuku, Hyojung

 

Sehun

Kunyuk bilang kunyuk.

 

S.Coups

Apa kau mayat hidup!? Dasar mumi kau! Ah, bukan tapi vampir!

 

Sehun

CEREWET!

 

Mimi

KALIAN DIAM SEMUA!!! DASAR BODOH!

 

HyoChoi

YA! BESOK MINGGU DEPAN ADA ULANGAN MATEMATIKA DARI BAB 1 SAMPAI 2! SEMUA HARUS DAPAT NILAI TUNTAS! KALAU TIDAK AKAN KUSURUH MENGEPEL DAN MEMBERSIHKAN KELAS!

 

S.Coups

Dasar vampir!

 

Chen

Iya! Dia vampir!

 

Sehun

Kalian semua kunyuk!

 

HyoChoi

KALIAN BERRTIGA JUGA KUNYUK! BIKIN RIBUT SAJA!

 

S.Coups

HYOJUNG TIDAK MEMBELAKU!!! ><

 

Mimi

Dasar manja, kunyuk :v

 

S.Coups

Kau juga kunyuk, kali!

 

Real-pcy

Sesama kunyuk tidak boleh saling mengejek :v 😛

 

Mimi

KUKUTUK KAU JADI BATU, JERAPAH!!!!

 

Kaiiii~s

Aigooo…

 

Real-pcy

Kudoakan supaya kalian cepat jadian dan sekelas bisa makan besar ^o^

 

S.Coups

APA JADIAN DENGAN SI KUNYUK INI? OGAH!

 

Mimi

Aku berharap Choi Seungchol mati saja, kumohon Hyojung bantulah aku untuk melawan sepupumu yang kunyuk itu.

 

HyoChoi

Tidak mau, lawan saja sendiri :v

 

Real-pcy

Yes! Hyojung tidak akan membantu kedua kunyuk itu!

 

HyoChoi

BERISIK KAU JERAPAH!

 

 

“Ah, ya ampun… ramainya grup line kelas,” Hyojung langsung meletakkan ponselnya begitu saja di meja nakas cokelat mudanya. Di kasur sudah bertebaran beberapa buku entah itu buku apa kalau sudah digabungkan akan mejadi setebal dua kali novel fantasi Harry Potter.

Sebenarnya Hyojung sudah tahu kalau minggu depan itu bakal ada ulangan matematika tapi ia juga lupa untuk memberi tahu teman-temannya dan alhasil ributlah semuanya (ya tidak semuanya sih) di grup salah satu sosial media bahkan sampai menumpuk hampir 200 pesan kalau tidak dicegah olehnya dengan cara mengancam mereka meskipun yah tidak sepenuhnya berhasil.

Hyojung menghela napas, entah ada beban apa dalam dirinya meskipun ia sudah mencari tahu apa yang membuatnya terus mendesah seperti ini. Setidaknya selama seminggu ini.

Ia sudah terbiasa menjadi sekretaris sejak kelas 2 SMP yang kala itu ia membuat proposal untuk pengajuan mading di kelasnya yang ternyata sangat disanggupi oleh guru-gurunya dan wali kelas memintanya untuk menjadi sekretaris tetap kelas dan hendak dimajukan menjadi salah satu anggota OSIS di SMPnya dulu. Tapi dirinya tidak minat sama sekali, ia ikhlas membuat proposal itu karena banyak teman-temannya yang tidak bisa mengekspresikan perasaannya lewat sebuah karya karena kelas mereka tidak ada mading.

Lagi-lagi Hyojung menghela napas. Apa yang harus ia lakukan untuk saat ini?

Belajar untuk ulangan besok? Ia sudah hapal diluar kepala.

Bermain game? Ayolah, dirinya saja diolok-olok oleh kedua sepupunya yang bernama Seungcheol dan Kyungsoo.

Stakker? Ayolah, dia tidak suka pada siapa-siapa kok.

Internetan? Mungkin bisa, tapi sayang kuota.

Nonton film? Mungkin bisa, atau sangat bisa. Ia baru ingat kalau ada film baru dari Mihyun yang baru saja ia minta sekitar dua hari yang lalu.

Sembari menunggu layar monitor laptop menampilkan wallpapernya, ia berpikir ini mungkin bisa untuk mengurangi rasa resah di dirinya, meskipun sedikit.

 

TO BE CONTINUE

 

Thanks banget udah baca ini fanfict hehehe :v juju raja ini gatau awalnya dapet ide begini tapi sumpah semakin kalo didiemin semakin kemana-mana ini idenya jadi kuputuskan untuk membuat selagi mampu. Dan aku minta maaf kalo ini ada kemiripan apapun itu aku sangat minta maaf bisa saja itu unsur ketidaksengajaan dan terinspirasi yang berakhir dengan ending mungkin plagiat yang padahal ini sama sekali ga ada maksud buat plagiat.

Oh iya, disini kubuat ada couple CoupsMi soalnya aku abis baca salah satu fanfict disini yang memasangkan dua insan itu dan jadinya kumasukin deh ke dalam fanfictku :v aku minta maaf ga ijin ambil idenya :”

Pokoknya mah minta maaf dan thanks udah mau baca ^^

Advertisements

Author: Ravenclaw

I'm Ravenclaw. Cause I'm proud of Ravenclaw

5 thoughts on “The Unpredictable [Chapter 1]

  1. Ka rika ini fix ya para bias bertebaran disini :v
    oke fix yeuu bikin Hyejong Sehun gonna be viral /?/
    yu yu dilanjut daku setia menunggu lanjutannya bareng Yoongi disini ❤
    /kasi indomie biar semangat nulis/

    Like

  2. Pingback: The Unpredictable [CHAPTER 2] | OH MY GIRL Fanfiction Indonesia

Miracle, leave a comment pls^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Advertisements
%d bloggers like this: