OH MY GIRL Fanfiction Indonesia

Since: 16/02/24

[Vignette] – White Day

11 Comments

image

©2016 jella present
Shin Hyejin (JinE of Oh My Girl) and Choi Seungcheol (S.Coups of Seventeen)
Vignette – AU – PG-13 – Romance, slight! Fluff

Seluruh cast dalam fanfic ini hanya milik Tuhan, agensi, keluarga serta fansnya. Ide cerita benar benar hasil dari otak saya. Jangan lupa tinggalkan jejak jika sudah membaca~

Happy reading

Karena aku tak bisa bilang tidak padamu”
.
.
.
.
.



Cemburu. Seperti itulah perasaan setiap kali Hyejin berkunjung. Bagaimana tidak, hampir semua teman teman di barak trainee memandang dan membicarakan kecantikannya. Bahkan ada seorang senior terang terang-an menyukai Hyejinku.

Benar. Aku sedang wajib militer sekarang. Hyejin dan aku sudah lama menjadi teman sampai suatu hari aku memberanikan diri untuk menyatakan perasaanku. Dan tak kusangka dia juga punya perasaan yang sama.

Sudah 1.5 tahun sejak aku meninggalkannya untuk melaksanakan kewajibanku kepada negara. Tapi tak kusangka dia sering sekali berkunjung ke barak daripada keluargaku sendiri. Tapi, semenjak kunjungan ketiga 7 bulan yang lalu, hatiku selalu tak tenang.

Tiap berkunjung, dia semakin cantik. Sebenarnya aku senang jika Hyejinku semakin cantik. Tapi prajurit yang juga menyukainya. Apalah aku yang hanya prajurit biasa dibanding dengan sainganku seorang kepala prajurit dan kopral tingkat 1?

Hari ini. 14 Maret, dia janji akan berkunjung. Sekali lagi, hatiku tak tenang. Bagaimana jika seniorku berulah lagi seperti waktu itu? Tidak! Tidak boleh! Aku harus tegas menunjukkan bahwa Hyejin adalah milikku.
.
.
Pukul 10 tepat seluruh pasukan dibubarkan dan diperbolehkan untuk menemui keluarganya. Manikku mencari sosok mungil nan cantik diantara banyaknya orang yang berkunjung. Aku menemukannya! Seperti yang aku bilang tadi, Hyejin-ku semakin cantik.

Celana jeans, kemeja coklat, dipadu coat coklat dan sepatu kets kesayangannya membuat Hyejin-ku terlihat cantik. Apalagi ditambah bandana putih yang terletak manis diantara rambut panjangnya. My Angel.

Ku berlari menuju kearahnya. Ku tenggelamkan tubuh mungilnya dalam pelukanku.

“Aigoo, sepertinya kau sangat merindukanku Tuan Choi?” katanya. Aku bahkan tak ingin menjawab hanya mengeratkan pelukanku padanya. Maklum saja sudah 1 bulan sejak pertemuan terakhit kami.

“Kau tak lapar Tuan Choi? Ini aku bawakan bibimbab buatan ibu.” Mendengar kata “Bibimbab buatan Ibu” membuatku melepaskan pelukannku.

“Hyejin-ah, jangan panggil aku Tuan Choi, jika kau tak mau kubawa lari sekarang,” ancamku padanya membuat senyum di bibirnya semakin merekah.

Ku genggam tangannya seperti biasa, lalu mengajaknya masuk aula.
Kami makan, bercanda, dan tertawa seperti biasanya. Hyejin selalu bercerita tentang apa yang dia lakukan selama 1 bulan, tentang keluarganya, ibuku, serta satu satunya saudara sepupuku yang paling cantik, Choi Hyojung. Entah bagaimana mereka bisa mengenal satu sama lain, tapi aku bersyukur bisa menitipkan Hyejin-ku padanya.

“Seungcheol-ah, ayo selca,” ajaknya.

“Nanti saja Hyejin-ah,” tolakku.

“Lho, jam berkunjungnya sudah habis. Ayo selca,” rayunya. Tapi memang aku belum mau berselca karena ‘moment’-nya tidak tepat.

“Kita selca dekat lapangan saja ya?” bujukku padanya yang langsung disetujui.
.
.
Di lapangan banyak prajurit baru yang sedang melakukan latihan bersama komandan kami. Saat melewatinya, muncul ide gila dikepalaku. Ku genggam tangan Hyejin dengan mantap lalu ku ajak ke atas panggung beton tempat komandan kami berada.

“Hormat! Prajurit tingkat 1 Choi Seungcheol.” Hormatku ini membuat komandan mengalihkan perhatiannya padaku dan Hyejin.

“Ada apa Seungcheol-ah?”

“Bolehkah saya meminjam mic yang sedang komandan pakai?” Tanpa pikir panjang, komandan menyerahkan micnya padaku.

“Shin Hyejin. Apa kau ingat ini hari apa?” tanyaku pada Hyejin di hadapan semua orang.

Sepertinya Hyejin kebingungan dengan semua yang aku lakukan sehingga tak tampak dia akan menjawab pertanyaanku.

“Tak apa jika kau tak ingat. Ini white day. Sebelumnya aku ingin minta maaf padamu, karena hari ini aku tak bisa memberikanmu permen atau marsmellow maupun mengajakmu jalan-jalan seperti pasangan yang lain. Aku sangat berterima kasih padamu yang selama ini selalu mendukungku dalam segala situasi, selalu berada disisiku, dan tak pernah lelah terhadap semua keluh kesahku.”

Ku genggam lagi tangannya lalu berlutut di hadapannya. Aku tau aku sudah gila melakukan ini didepan pasukan serta komandanku. Tapi aku memang ingin dia menjadi milikku. Iya, hanya milikku. Kulihat pipi Hyejin mulai merona. Bingung harus bersikap seperti apa. Jika aku menjadi dia pasti akan malu sekali.

Kuraih saku celana dengan tangan kiriku, ku ambil sebuah kotak hitam beludru kecil. Lalu ku buka dan kutinjukkan padanya.

“Will you marry me, Shin Hyejin?”

Sontak seluruh pasukan serta keluarga pasukan yang tadinya mau pulang malah menyoraki kami. Beberapa prajurit senior yang ada di dalam aula juga turut keluar menyaksikan moment langka ini. Sebenarnya aku malu tapi ini demi Hyejin-ku.

“Terima! Terima! Terima!” seru mereka.

“Pasukan perhatian!” perintah komandan yang secara tak langsung menyuruh mereka diam.

“Mari kita simak jawaban nona Hyejin,” kata komandanku lagi. Seperti seorang MC.

Ku tunggu jawaban Hyejin. Namun sudah lewat 1 menit dia belum menjawabnya. Keraguanku mulai nampak. Apa aku salah berbuat seperti ini? Apa dia tak akan menerimannya? Aku hanya bisa tertunduk pasrah.

Tangan kecil Hyejin tiba-tiba mengambil mic yang ada ditanganku. Ku arahkan pandanganku padanya.

“Sebelum menjawabnya, aku juga ingin berterima kasih padamu untuk segalanya. Kau selalu baik padaku. Tapi aku tak bisa……”
.
Deg
.
Aku hanya bisa tertunduk lemas. Segalanya berakhir sudah. Manikku hampir saja mengeluarkan liquid silvernya, namun sebisa mungkin ku tahan.

“Seungcheol-ah,” Hyejin memanggilku. Berusaha tetap tegar meskipun hatiku remuk.

“Aku tahu kau sangat kecewa. Karena aku memang tidak bisa bilang tidak padamu.”

Butuh waktu 1 menit untuk otakku mencerna kata kata Hyejin. Sampai pada semua sorakan dan tepuk tangan membahana di sekelilingku barulah aku sadar bahwa aku tak ditolak tapi diterima.

Sekali lagi, tanpa pikir panjang aku langsung memeluk Hyejin dan mendaratkan sebuah kecupan manis di keningnya. Dan sekarang Hyejin benar-benar milikku.
Dan kami akhirnya ber-selca dengan cincin sederhana di jari manisnya.

———————————–fin———————————–

Hai hai jella balik lagi~ kali ini bawa S.Coups x JinE…
Gimana ceritanya? Hehe maafkan kalo romancenya ga kerasa hehe
Btw ini ff special white day lho~

Advertisements

11 thoughts on “[Vignette] – White Day

  1. Ini lucu bgt jell. Blm pernah baca ff yg ttg wamil gini. JinE ngajak ribut nih ngasih jawaban ambigu ke s.coups wkwkwk 😀

    Liked by 1 person

  2. ditembak depan tentara2 omo :”””>
    such a cute story, jella>< pas dgn temanya, white day hihi~

    Like

  3. White day teh apa ya? ‘-‘
    SEKOP TEH BIKIN NGAKAK :’V
    Gak bisa ngebayangin dah kalo Sekop bener² ngelamar Jine :’v di depan para prajurit/? yang lain, komandan, jendral, ato laksamana/? :’v

    Di tunggu kawinannya ya bang sekop ama mbak jine~

    It’s very sarav, nice, so sweet/? fic jell ><
    Gak bisa berhenti ketawa :')

    Ku tunggu karyamu~

    Liked by 1 person

  4. nah. emang jine makin hari makin cantik aja kakjel kubingung. favorit banget tuh pas mereka comeback windy day sama aing sekarang ini, auranya makin kelihatan. suka banget karena style dia sekarang memang cocok banget sama dia.
    DAN KAKJEL KENAPA HOBI BANGET BIKIN PERAN SEUNGCHEOL SEBEGINI PACAR-ABLE SIH??? jadi kebawa baper soalnya tiap liat seungcheol aku sangat teramat yakin apabila dia punya cewek pasti romantis banget kayak gini. mau yang kayak seungcheol gini satu ya Allah cari di mana. :'(((

    Liked by 1 person

    • Sejak rambut potong pendek jadi cantik banget jao~ aku suka banget sama jinE yang begini hahaha
      Aku juga lagi cari yang kayak seungcheol tapi ga tau mau cari dimana 😭 pengen langsung di halalin sama dek seungcheol kkan jadinya

      Like

Miracle, leave a comment pls^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Advertisements
%d bloggers like this: