OH MY GIRL Fanfiction Indonesia

Since: 16/02/24

[Drabble-Mix] One Day of Seasons #1

5 Comments

season.png

Bright Version

Vylareika Present

AU;Slice of Life;lil bit Romance/Childhood/failedAngst| PG-15 | Drabble-Mix

Oh My GirlHyojung ; Arin ; Mimi; YooA &

BTS J-Hope – Jungkook ;  Astro Eunwoo ; NCT Taeyong

Nothing is mine. But the plot of this story is mine. Don’t be plagiaters, okay^^

I’m sorry for the typo(s)

 

Ada banyak cerita yang ingin diceritakan oleh setiap musim.

I recommend you to read these drabble(s) while listening to this

 

Winter

[ 1. Hyojung ]

 

Stay by my side like this. Passionately hug me, this heart-racing love –Younha ; Passionate to me

 

Hyojung berdiri sendirian. Di tepi Sungai Han, ia menunggu kepastian yang indah. Kepastian yang dijanjikan oleh musim dingin untuknya. Berkali-kali ia menghangatkan diri.

Berkali-kali itu pula, ia menengok ke arah jam tangannya.

 

Mengapa kau tak datang?

 

“Hai”

 

Sapaan itu menghangatkannya. Seuntai senyum terukir indah di wajahnya.

Sepotong hatinya yang dulu hilang, kini kembali lagi.

 

So,would you be my mine once again?

 

Pertanyaan bernada meminta itu kembali didengarnya untuk yang kedua kali. Hyojung kali ini mengangguk.

Ia sudah sepenuhnya percaya pada lelaki bermarga Jung itu.

 

“Maafkan aku, Hyo”

 

Kalimat itu.

Dalam sebuah hubungan, pasti ada yang tidak beres, ‘kan? Begitu pula yang terjadi pada Hyojung dan Hoseok. Mereka nyaris mengakhiri perasaan masing-masing hanya karena Hoseok terlalu sibuk.

 

Sebagai jawaban atas kalimat Hoseok terakhir, Hyojung menggeleng,

“Tidak, Jung. Kau tidak salah. Aku yang kurang belajar”

 

So?”

 

“Yah, untuk apa aku bilang ‘tidak’?”

 

Hoseok menenggelamkan tubuh mungil Hyojung dalam pelukannya.

 

Angin musim dingin seperti menghantarkan banyak energi panas untuk menghangatkan mereka berdua.

Spring

[ 2. Arin ]

Let her breathe under a different sky, different wind. Sometimes, kiss her without a plan –Eddy Kim ; The Mannual

 

“Oh, ayolah! Tersenyum sedikiiiit lagi, Yewon-ah! jebaaal” Sampai Yewon diabetes melihat aegyo milik Jeon Jungkook-pun, ia tak akan sudi dipaksa jadi model seperti itu.

Gak mau!!” Jungkook menghela napas. Ia suka bingung sendiri dengan kelakuan kekasih kecilnya itu.

Oppa, aku tuh pegal harus berdiri lama-lama lalu mengikuti semua arahanmu untuk berpose ini itu! Aku mau lihat bunga sakura yang dekat pohon situ! Bisa duduk sambil lihat sakuranya! Mumpung bagus banget!” Dan terpaksa Jungkook menghentikan aktivitas mengoleksi banyak foto Yewon di kamera kesayangannya.

 

Yewon mengambil spot terbaik di bawah pohon besar itu. Ia duduk sambil menyilangkan kedua kakinya. Menghirup udara dalam-dalam –dan dengan tanpa sadar, Jungkook yang sedang berbaring di sebelah kirinya sedang menatap Yewon dalam diam.

 

“Whoa~ sakura-nya indah sekali, oppa! Fotoin aku!!”

 

“Tadi, katanya capek disuruh bergaya ini itu. Sekarang minta difotoin? Ckck

 

Kalimat Jungkook tadi berhasil membuat Yewon makin kesal dengannya.

10 menit berlalu tanpa konversasi diantara mereka. Harus ada yang jadi silent-breaker. Dan agaknya, Jungkook harus jadi seperti itu.

 

“Yewon-ah

 

“Hm?”

 

“Bunga sakuranya cantik ya?”

 

“Iya”

 

“Tapi, ada bunga yang lebih cantik dari sakura”

 

Pernyataan yang sukses membuat seorang Choi Yewon kembali berhadapan dengan wajahnya. Serta merta, Jungkook duduk.

 

“Apa?”

 

“Sini, aku bisikkin

 

Niat Yewon mendekatkan telinganya. Niat Yewon sih seperti itu-

 

Walau Jungkook berniat yang berbeda –mencium pipi kirinya.

 

Yewon membatu.

 

“Wajahmu yang memerah seperti itu bahkan lebih indah daripada bunga yang paling indah bagiku”

 

Sial. Yewon digombalin.

Summer

[ 3. YooA ]

Do you remember, the day we first met? –Byul ; Remember

 

“TAEYONG-A! PPALI!” Taeyong mengikuti arah lari gadis kecilnya itu –umur mereka masih 7 tahun, omong-omong

 

“Pelan-pelan, Yeonju-ya!

 

Begitu sampai tepi, bocah yang dipanggil Yeonju itu mengeluarkan bermacam-macam alat dari dalam tas ransel pink miliknya.

 

Ada ember, sekop, dan peralatan membuat istana (pasir) lainnya.

 

“Tae, ayo kita buat istana pasir!”

 

“Buat apa? Aduh, PR menggambarku belum selesai, Yeonjuuu”

 

Yeonju ngambek. Ia memukul keras pasir yang ada di dalam ember supermungil miliknya. Baiklah, Taeyong harus mengembalikan mood kawannya itu.

 

“Yeonju jangan marah, dong

 

“Jangan bahas PR menggambar lagi! Aku juga belum selesai, tahu!”

 

“Yaudah”

 

Dengan kata-kata seperti itu, mood si kecil Yoo kembali.

 

“Tapi, kamu mau apa buat istana pasir? Ini akan cepat rusak, Yeonju-ya

 

Yeonju tersenyum dan memamerkan deretan giginya yang kecil.

 

“Kalau kita membangunnya dengan benar, pasti akan tahan lama kok! Nanti, kalau sudah besar kita bisa tinggal bareng di tempat yang seperti istana ini!”

 

Taeyong tersenyum.

 

Nyatanya, ia suka sifatnya Yeonju.

 

Dan siapa yang akan tahu, kalau beberapa tahun kemudian mereka saling suka?

 

Autumn

[ 4. Mimi ]

Remember that you’re not alone. Even if the world hurts you –Yoon Mi Rae ; I’ll listen to what you have to say

 

Mihyun masih asyik dengan kanvas dan beberapa warna cat akriliknya. Ia sangat suka jalanan musim gugur hari itu.

 

Nuna

 

Tetiba, sepupunya –Cha Eunwoo bersiap mematahkan mood lukisnya.

Mihyun memilih untuk tidak menggubrisnya.

 

Kalau boleh jujur, ya, Mihyun sedang tidak bermood baik hari itu. Hanya kanvas, cat akrilik dan suasana musim gugurnya lah yang bisa menghiburnya.

 

“Kau ini tak pantas melukis”

“Sampah seperti ini kau sebut lukisan?”

Cih. Tak berguna!”

“PELUKIS AMATIR!”

“HARUSNYA LUKISAN INI MASUK KE TEMPAT SAMPAH, TAHU?!”

 

Masih banyak hujatan yang melompat-lompat di otaknya.

 

Eunwoo cukup peka.

 

Nuna, kau kenapa?”

 

A-ni. Aku baik-baik saja”

 

“Jangan bohong”

 

Mihyun tak mampu lagi membendung tangisnya.

 

“Aku tak berguna, Woo. Sangat tidak berguna”

 

Eunwoo memeluk sepupunya yang berjarak 3 tahun darinya itu. Pelan-pelan, ia mengelus bagian belakang kepala nuna-nya.

 

gwaenchanna, nuna. Lukisanmu bagus, nun. Mungkin, orang-orang menaruh harapan lebih padamu. Yang perlu kau lakukan, terus improve lukisanmu. Pasti nuna akan dipuji!”

 

Mihyun sedikit tersenyum. Kadang, sepupu nyebelin-nya ini bisa jadi bijak.

 

END.

Advertisements

Author: arindaliya

Arin | 99L | Loves to write, edit, and imagine | a K-Popers and K-Drama lover | SM Rookies's Mark Lee 's Future girlfriend

5 thoughts on “[Drabble-Mix] One Day of Seasons #1

  1. Reblogged this on ~ Rindaliya ~ and commented:

    dateng (laggi)

    Like

  2. Woah, bagus. Aku suka semua 😀 #okeiniemangbukankomentaryangbermutu :v
    Keep writing! ;D

    Liked by 1 person

  3. halooo^^

    pengen komenin satu2 ah…

    aduh, hangat sekali mereka :’) balikan pas winter wkwkw

    nah, ini nih rada nyebelin tp bikin gigit jari :v kookie masih kecil udah jago modus, ckck. gedenya ntar jago apa hw 😦

    yooa kyk aku bgt yah, paling sebel diingetin kalo ada pr 😦 apalagi dia umurnya 7 wkwkw

    nah, drabble yg ini adalah drabble favoritku among these four. aku ngerti bgt rasanya jd mimi, hasil kerjanya diejek seenaknya sama orang2, trus kehadiran eunwoo sbg penghibur bikin adem hati :’)

    overall, bagus! diksinya juga ringan dan bikin santai bacanya. suka, suka!^^

    Liked by 1 person

Miracle, leave a comment pls^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Advertisements
%d bloggers like this: